• Telp. & Fax (0755) 20211
  • Mail: pustakosolok@gmail.com
tupoksi

WALIKOTA SOLOK

PROVINSI SUMATERA BARAT


PERATURAN WALIKOTA SOLOK

NOMOR 63 TAHUN 2016


TENTANG


TUGAS, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA SOLOK


DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


WALIKOTA SOLOK,


Menimbang

:

    bahwa  dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Kota Solok Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, maka perlu disusun rincian tugas masing-masing jabatan struktural;
    bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Walikota tentang Tugas, Fungsi dan Rincian Tugas Jabatan Struktural pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Mengingat

:

    Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota Kecil dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Tengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 19) jo Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 1970 tentang Pelaksanaan Pemerintahan Kotamadya Solok dan Kotamadya Payakumbuh;
    Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494);
    Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 224, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5597) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
    Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 197, Tambahan Lembarana Negara Republik Indonesia Nomor 4018) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4194);
    Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4263);
    Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
    Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593);
    Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan  Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
    Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5135);
    Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);
    Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2008 tentang Etika Pemerintahan Daerah Kota Solok (Lembaran Daerah Kota Solok Tahun 2008 Nomor 1);
    Peraturan Daerah Kota Solok Nomor 9 Tahun 2008 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Solok (Lembaran Daerah Kota Solok Tahun 2008 Nomor 9);
    Peraturan Daerah Kota Solok Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kota Solok Tahun 2016 Nomor 5);
    Peraturan Walikota Solok Nomor 36 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Daerah (Lembaran Daerah Kota Solok Tahun 2016 Nomor 36)


MEMUTUSKAN :

 

Menetapkan

:

PERATURAN WALIKOTA SOLOK TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA SOLOK.  


BAB I

KETENTUAN UMUM


Pasal 1


Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan :

        Daerah adalah Kota Solok.
        Pemerintah Daerah adalah Walikota dan Perangkat Daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.
        Walikota adalah Walikota Solok.
        Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kota Solok.
        Dinas Perpustakaan dan Kearsipan adalah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok.
        Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok.
        Sekretaris adalah Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok.
        Sub Bagian adalah Sub Bagian pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok.
        Bidang adalah Bidang pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
        Seksi adalah Seksi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.


BAB II

SUSUNAN ORGANISASI


Pasal 2


    Susunan Organisasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terdiri dari:

    Kepala Dinas;
    Sekretariat
    Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Teknologi Informasi;
    Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca;
    Bidang Pengelolaan Kearsipan;
    Kelompok Jabatan fungsional; dan


    Sekretariat dan Bidang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

 

BAB III

TUGAS, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS


Bagian Kesatu

Kepala Dinas


Pasal 3


    Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dipimpin oleh Kepala Dinas yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.
    Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah dibidang Perpustakaan dan Kearsipan.
    Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :

    perumusan kebijakan teknis dibidang Perpustakaan dan Kearsipan;
    penyelenggaraan pelayanan umum dibidang Perpustakaan dan Kearsipan;
    pembinaan pelaksanaan tugas dibidang Perpustakaan dan Kearsipan; dan
    pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

    Rincian tugas Kepala Dinas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    menyusun kebijakan daerah dibidang Perpustakaan dan Kearsipan berdasarkan ketentuan perundang-undangan sebagai pedoman dalam fasilitasi, pembinaan, pengawasan dan pegendalian dibidang Perpustakaan dan Kearsipan;
    merumuskan sasaran dan program kerja dibidang Perpustakaan dan Kearsipan berdasarkan peraturan yang berlaku untuk mencapai visi dan misi;
    mengoordinasikan pelaksanaan tugas dilingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sesuai prosedur kerja yang berlaku agar tugas terlaksana dengan baik;
    membina bawahan dalam pelaksanaan tugas agar tugas terlaksana dengan baik;
    mengarahkan bawahan dalam pelaksanaan tugas agar tugas terlaksana sesuai dengan yang direncanakan;
    mengoordinasikan tugas dibidang pembinaan dan pengelolaan teknologi informasi berdasarkan prosedur dan ketentuan yang berlaku agar tugas terlaksana dengan baik;
    mengoordinasikan tugas dibidang pengelolaan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca berdasarkan prosedur dan ketentuan yang berlaku agar tugas terlaksana dengan baik;
    mengoordinasikan tugas dibidang pengelolaan kearsipan berdasarkan prosedur dan ketentuan yang berlaku agar tugas terlaksana dengan baik;
    mengevaluasi pelaksanaan tugas dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;
    melaporkan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan; dan
    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Bagian Kedua

Sekretariat


Pasal 4


    Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.
    Sekretaris mempunyai tugas mengoordinasikan dan mengelola pelaksanaan administrasi persuratan, kerumahtanggaan, protokoler,  kehumasan, administrasi barang/asset, administrasi kepegawaian, penyusunan perencanaan, evaluasi dan pelaporan serta akuntansi dan administrasi keuangan .
    Sekretaris dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :
        pengoordinasian dan pengelolaan administrasi persuratan;
        pengoordinasian dan pengelolaan kerumahtanggaan, protokoler,  dan kehumasan;
        pengoordinasian dan pengelolaan administrasi barang/asset;
        pengoordinasian dan pengelolaan administrasi kepegawaian;
        pengoordinasian dan pengelolaan penyusunan perencanaan, evaluasi dan pelaporan;
        pengoordinasian dan pengelolaan akuntansi dan administrasi keuangan; dan
        Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsi.
    Rincian tugas Sekretaris sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    merencanakan program kerja sekretariat berdasarkan ketentuan perundang-undangan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
    membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas kesekretariatan;
    memberi petunjuk kepada  bawahan dengan cara tertulis atau secara lisan agar pelaksanaan tugas efisien dan efektif;
    menyelia pekerjaan bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan administrasi persuratan, kerumahtanggaan, protokoler dan kehumasan berdasarkan prosedur kerja agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan administrasi barang/asset berdasarkan prosedur kerja agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan administrasi kepegawaian berdasarkan prosedur kerja agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar;
    mengoordinir dan melaksanakan sinkronisasi penyusunan perencanaan dan perumusan program, evaluasi serta pelaporan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berdasarkan usulan dari masing-masing bidang agar penyusunan perencanaan dan tugas terlaksana dengan baik;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan akuntansi dan akuntansi dan akuntansi dan akuntansi dan akuntansi dan administrasi keuangan  berdasarkan prosedur kerja agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar;
    membantu kepala Dinas mengoordinir pelaksanaan kebijakan dan pembinaan serta pengawasan dibidang Perpustakaan dan Kearsipan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar tugas terlaksana dengan baik;
    mengevaluasi pelaksanaan tugas dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;
    membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan; dan
    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Pasal 5


Sekretariat terdiri dari :

    Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; dan
    Sub Bagian Program dan Keuangan.

 

 

Paragraf Kesatu

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian


Pasal 6


            Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Sekretaris.
            Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pelayanan administrasi umum dan kepegawaian.
            Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :
    penyelenggaraan administrasi umum, kearsipan dan kepustakaan, kerumahtanggaan serta kehumasan dan keprotokoleran;
    penyelenggaraan pengelolaan administrasi barang/asset;
    penyelenggaraan administrasi kepegawaian; dan
    pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsi.
            Rincian tugas Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    merencanakan kegiatan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian berdasarkan ketentuan perundang-undangan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
    membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    membimbing pelaksanaan tugas bawahan setiap saat sesuai dengan tugas dan tanggungjawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
    memeriksa hasil pekerjaan bawahan berdasarkan hasil kerja untuk mengetahui adanya kesalahan atau kekeliruan serta upaya penyempurnaannya;
    melaksanakan pengelolaan administrasi umum, surat menyurat, kearsipan dan perpustakaan berdasarkan ketentuan peraturan perundangan agar pengelolaannya berjalan tertib dan lancar;
    melaksanakan pengelolaan kebersihan, ketertiban dan keamanan gedung kantor berdasarkan tugas dan fungsi sebagai acuan dalam pelaksanaan tugas;
    melaksanakan pengelolaan administrasi barang/asset berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan agar pengelolaanya berjalan tertib dan lancar;
    melaksanakan administrasi kepegawaian berdasarkan ketentuan peraturan perundangan dalam rangka peningkatan kesejahteraan pegawai;
    melaksanakan tugas kehumasan dan keprotokoleran sesuai ketentuan peraturan perundangan agar berjalan tertib dan lancar; dan
    mengevaluasi pelaksanaan tugas dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;
    melaporkan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku; dan
    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Paragraf Kedua

Sub Bagian Program dan Keuangan


Pasal  7


    Sub Bagian Program dan Keuangan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Sekretaris.
    Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melaksanakan penyusunan program dan keuangan.
    Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :

    penyelenggaraan pengumpulan, inventarisasi dan penyusunan perencanaan dari masing-masing Bidang, monitoring dan evaluasi, pendokumentasian dan penyusunan laporan; dan
    pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsi.

    Rincian tugas Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    merencanakan kegiatan Sub Bagian Program dan Keuangan berdasarkan ketentuan perundang-undangan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
    membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas,
    membimbing pelaksanaan tugas bawahan setiap saat sesuai dengan tugas dan tanggungjawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
    memeriksa hasil pekerjaan bawahan berdasarkan hasil kerja untuk mengetahui adanya kesalahan atau kekeliruan serta upaya penyempurnaanya;
    menyusun perencanaan (program, kegiatan, anggaran) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berdasarkan usulan dari bidang-bidang sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan;
    menyusun laporan bulanan dan laporan tahunan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berdasarkan bahan dan data dari bidang-bidang sebagai bahan evaluasi kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan;
    mengevaluasi pelaksanaan tugas dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja dimasa mendatang;
    melaporkan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku; dan
    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Bagian Ketiga

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan

Teknologi Informasi


Pasal  8


    Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Teknologi Informasi dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris.
    Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Teknologi Informasi mempunyai tugas mengoordinasikan dan mengelola pembinaan dan pendataan lembaga dan tenaga perpustakaan dan kearsipan, pengembangan lembaga dan tenaga perpustakaan dan kearsipan, peningkatan kemampuan teknis kepustakawanan dan arsiparis, penilaian angka kredit pustakawan dan arsiparis, bimbingan teknis, pemasyarakatan/sosialisasi, serta evaluasi pembinaan lembaga dan tenaga perpustakaan dan kearsipan, pengembangan teknologi informasi, pengelolaan website dan jaringan;
    Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Teknologi Informasi dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :
        pengoordinasiaan dan pengelolaan pembinaan lembaga dan tenaga perpustakaan dan kearsipan;
        pengoordinasiaan dan pengelolaan data lembaga dan tenaga perpustakaan dan kearsipan;
        pengoordinasian dan pengelolaan pengembangan lembaga dan tenaga perpustakaan dan kearsipan;
        pengoordinasian dan pengelolaan peningkatan kemampuan teknis kepustakawanan dan arsiparis;
        pengoordinasian dan pengelolaan pelaksanaan penilaian angka kredit pustakawan dan arsiparis;
        pengoordinasian dan pengelolaan bimbingan teknis dan pemasyarakatan/sosialisasi perpustakaan dan kearsipan;
        pengoordinasian dan pengelolaan evaluasi pembinaan lembaga dan tenaga perpustakaan dan kearsipan;
        pengoordinasian dan pengelolaan teknologi informasi, pengelolaan website dan jaringan;
        pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsi.
    Rincian tugas Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Teknologi Informasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    merencanakan program kerja bidang pembinaan dan pengelolaan teknologi informasi berdasarkan ketentuan perundang-undangan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
    membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    memberi petunjuk kepada  bawahan dengan cara tertulis atau secara lisan agar pelaksanaan tugas efisien dan efektif;
    menyelia pekerjaan bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
    mengoordinir dan mengelola pembinaan lembaga dan tenaga perpustakaan dan kearsipan);
    mengoordinir dan mengelola data lembaga dan tenaga perpustakaan dan kearsipan;
    mengoordinir dan mengelola pengembangan lembaga dan tenaga perpustakaan dan kearsipan;
    mengoordinir dan mengelola peningkatan kemampuan teknis kepustakawanan dan arsiparis;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan penilaian angka kredit pustakawan dan arsiparis;
    mengoordinir dan mengelola bimbingan teknis dan pemasyarakatan/sosialisasi perpustakaan dan kearsipan;
    mengoordinir dan mengelola evaluasi pembinaan lembaga dan tenaga perpustakaan dan kearsipan;
    mengoordinir dan mengelola pengembangan teknologi informasi, pengelolaan website dan jaringan;
    membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan; dan
    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Pasal 9


Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Teknologi Informasi terdiri dari :

    Seksi Pembinaan Lembaga dan Tenaga Pepustakaan;
    Seksi Pembinaan Lembaga dan Tenaga Kearsipan; dan
    Seksi Pengelolaan Teknologi Informasi.


Paragraf Kesatu

Seksi Pembinaan Lembaga dan Tenaga Pepustakaan


Pasal 10


    Seksi Pembinaan Lembaga dan Tenaga Pepustakaan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Teknologi Informasi.
    Kepala Seksi Pembinaan Lembaga dan Tenaga Pepustakaan mempunyai tugas melaksanakan dan menyiapkan pembinaan dan pendataan lembaga dan tenaga perpustakaan, pengembangan lembaga dan tenaga perpustakaan, peningkatan kemampuan teknis kepustakawanan, melaksanakan penilaian angka kredit pustakawan, bimbingan teknis, pemasyarakatan/sosialisasi, serta evaluasi pembinaan lembaga dan tenaga perpustakaan.
    Kepala Seksi Pembinaan Lembaga dan Tenaga Pepustakaan dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :
        pelaksanaan pembinaan lembaga dan tenaga perpustakaan;
        pendataan lembaga dan tenaga perpustakaan;
        pengoordinasian pengembangan lembaga dan tenaga perpustakaan;
        peningkatan kemampuan teknis kepustakawanan;
        pelaksanaan penilaian angka kredit pustakawan;
        pelaksanaan bimbingan teknis dan pemasyarakatan/sosialisasi perpustakaan;
        evaluasi pembinaan lembaga dan tenaga perpustakaan;
        pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsi.
    Rincian tugas Kepala Seksi Pembinaan Lembaga dan Tenaga Pepustakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    merencanakan kegiatan seksi pembinaan lembaga dan tenaga perpustakaan berdasarkan ketentuan perundang-undangan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
    membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    memberi petunjuk kepada  bawahan dengan cara tertulis atau secara lisan agar pelaksanaan tugas efisien dan efektif;
    menyelia pekerjaan bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
    melaksanakan pembinaan lembaga dan tenaga perpustakaan;
    mendata lembaga dan tenaga perpustakaan;
    mengoordinir pengembangan lembaga dan tenaga perpustakaan;
    meningkatkan kemampuan teknis kepustakawanan;
    melaksanakan penilaian angka kredit pustakawan;
    melaksanakan bimbingan teknis dan pemasyarakatan/sosialisasi perpustakaan;
    mengevaluasi pembinaan lembaga dan tenaga perpustakaan;
    membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan; dan
    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Paragraf Kedua

Seksi Pembinaan Lembaga dan Tenaga Kearsipan


Pasal 11


    Seksi Pembinaan Lembaga dan Tenaga Kearsipan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Teknologi Informasi.
    Kepala Seksi Pembinaan Lembaga dan Tenaga Kearsipan mempunyai tugas melaksanakan dan menyiapkan pembinaan dan pendataan lembaga dan tenaga kearsipan, pengembangan lembaga dan tenaga kearsipan, peningkatan kemampuan teknis arsiparis, melaksanakan penilaian angka kredit arsiparis, bimbingan teknis, pemasyarakatan/sosialisasi, serta evaluasi pembinaan lembaga dan tenaga kearsipan.
    Kepala Seksi Pembinaan Lembaga dan Tenaga Kearsipan dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :
        pelaksanaan pembinaan lembaga dan tenaga kearsipan;
        pendataan lembaga dan tenaga kearsipan;
        pengoordinasian pengembangan lembaga dan tenaga kearsipan;
        peningkatan kemampuan teknis arsiparis;
        pelaksanaan penilaian angka kredit arsiparis;
        pelaksanaan bimbingan teknis dan pemasyarakatan/sosialisasi kearsipan;
        evaluasi pembinaan lembaga dan tenaga kearsipan;
        pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsi.
    Rincian tugas Kepala Seksi Pembinaan Lembaga dan Tenaga Kearsipan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    merencanakan kegiatan seksi pembinaan lembaga dan tenaga kearsipan berdasarkan ketentuan perundang-undangan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
    membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    memberi petunjuk kepada  bawahan dengan cara tertulis atau secara lisan agar pelaksanaan tugas efisien dan efektif;
    menyelia pekerjaan bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
    melaksanakan pembinaan lembaga dan tenaga kearsipan;
    mendata lembaga dan tenaga kearsipan;
    mengoordinir pengembangan lembaga dan tenaga kearsipan;
    meningkatkan kemampuan teknis arsiparis;
    melaksanakan penilaian angka kredit arsiparis;
    melaksanakan bimbingan teknis dan pemasyarakatan/sosialisasi kearsipan;
    mengevaluasi pembinaan lembaga dan tenaga kearsipan;
    membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan; dan
    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Paragraf Ketiga

Seksi Pengelolaan Teknologi Informasi


Pasal 12


    Seksi Pengelolaan Teknologi Informasi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Teknologi Informasi.
    Kepala Seksi Pengelolaan Teknologi Informasi mempunyai tugas menyiapkan dan melaksanakan pengembangan teknologi informasi, pengelolaan website dan jaringan;
    Kepala Seksi Pengelolaan Teknologi Informasi dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :

    Pengelolaan dan pengembangan perangkat keras, lunak, dan pangkalan data;
    Pengelolaan dan pengembangan jaringan otomasi;
    Pengelolaan dan pengembangan website;
    Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang di berikan oleh atasan.

    Rincian tugas Seksi Pengelolaan Teknologi Informasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    Mengelola dan mengembangkan perangkat keras, lunak, dan pangkalan data;
    Mengelola dan mengembangkan jaringan otomasi;
    Mengelola dan mengembangkan website;
    Membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan;
    Melaksanakan tugas kedinasan lain yang di perintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Bagian Keempat

Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan

dan Pembudayaan Kegemaran Membaca


Pasal 13


    Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris.
    Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca mempunyai tugas mengoordinasikan dan mengelola pelayanan dan kerjasama perpustakaan, pengembangan, pengolahan, dan konservasi koleksi, dan pembudayaan kegemaran membaca.
    Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :

    pengoordinasiaan dan pengelolaan layanan dan kerjasama perpustakaan meliputi layanan sirkulasi, rujukan, literasi informasi, bimbingan pemustaka, dan layanan ekstensi (perpustakaan keliling, pojok baca, dan sejenisnya), promosi layanan, pelaksanaan kajian kepuasan pemustaka, kerjasama antar perpustakaan dan membangun jejaring perpustakaan;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan pengembangan, pengolahan, dan konservasi koleksi meliputi penyusunan kebijakan pengembangan koleksi, pengadaan bahan perpustakaan, inventarisasi, pengembangan koleksi daerah (local content), pelaksanaan kajian kebutuhan pemustaka, deskripsi bibliografi, klasifikasi, penentuan tajuk subjek, penyelesaian fisik bahan perpustakaan, verifikasi, validasi, pemasukan data ke pangkalan data, pelestarian fisik bahan perpustakaan termasuk naskah kuno melalui perawatan, restorasi dan penjilidan serta pengadaan sarana penyimpanan bahan perpustakaan;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan pembudayaan kegemaran membaca meliputi pengkajian dan pelaksanaan pembudayaan kegemaran membaca, koordinasi, pemasyarakatan/sosialisasi, dan bimbingan teknis pembudayaan kegemaran membaca serta evaluasi kegemaran membaca;
    pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsi.

    Rincian tugas Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    merencanakan program kerja bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca berdasarkan ketentuan perundang-undangan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
    membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    memberi petunjuk kepada  bawahan dengan cara tertulis atau secara lisan agar pelaksanaan tugas efisien dan efektif;
    menyelia pekerjaan bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
    mengoordinir dan mengelola layanan dan kerjasama perpustakaan meliputi layanan sirkulasi, rujukan, literasi informasi, bimbingan pemustaka, dan layanan ekstensi (perpustakaan keliling, pojok baca, dan sejenisnya), promosi layanan, pelaksanaan kajian kepuasan pemustaka, kerjasama antar perpustakaan dan membangun jejaring perpustakaan;
    mengoordinir dan mengelola pengembangan, pengolahan, dan konservasi koleksi meliputi penyusunan kebijakan pengembangan koleksi, pengadaan bahan perpustakaan, inventarisasi, pengembangan koleksi daerah (local content), pelaksanaan kajian kebutuhan pemustaka, deskripsi bibliografi, klasifikasi, penentuan tajuk subjek, penyelesaian fisik bahan perpustakaan, verifikasi, validasi, pemasukan data ke pangkalan data, pelestarian fisik bahan perpustakaan termasuk naskah kuno melalui perawatan, restorasi dan penjilidan serta pengadaan sarana penyimpanan bahan perpustakaan;
    mengoordinir dan mengelola pembudayaan kegemaran membaca meliputi pengkajian dan pelaksanaan pembudayaan kegemaran membaca, koordinasi, pemasyarakatan/sosialisasi, dan bimbingan teknis pembudayaan kegemaran membaca serta evaluasi kegemaran membaca;
    membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan; dan
    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Pasal 14


Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca terdiri dari :

    Seksi Layanan dan Kerjasama Perpustakaan;
    Seksi Pengembangan, Pengolahan dan Konservasi Koleksi; dan
    Seksi Pembudayaan Kegemaran Membaca.


Paragraf Kesatu

Seksi Layanan dan Kerjasama Perpustakaan


Pasal 15


    Seksi Layanan dan Kerjasama Perpustakaan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca .
    Kepala Seksi Layanan dan Kerjasama Perpustakaan mempunyai tugas menyiapkan dan melaksanakan layanan dan kerjasama perpustakaan.
    Kepala Seksi Layanan dan Kerjasama Perpustakaan dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :

    pengoordinasian penyelenggaraan layanan perpustakaan dengan perangkat daerah, BUMD, instansi terkait dan masyarakat;
    penyelenggaraan layanan sirkulasi, layanan informasi, layanan referensi, layanan pinjam antar perpustakaan;
    penyelenggaraan layanan ekstensi (perpustakaan keliling dan lainnya);
    penyusunan statistik perpustakaan;
    pelaksanaan bimbingan pemustaka;
    pelaksanaan stock opname dan penyiangan bahan perpustakaan (weeding);
    pelaksanaan promosi layanan;
    penyediaan kotak saran untuk menampung kebutuhan pemustaka terhadap koleksi perpustakaan;
    pelaksanaan kajian kepuasan pemustaka;
    inisiasi kerjasama perpustakaan;
    pengelolaan dan penyusunan naskah perjanjian kerjasama;
    pengembangan dan pengelolaan kerja sama antar perpustakaan;
    pengembangan dan pengelolaan kerja sama jejaring perpustakaan.
    pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsi.

    Rincian tugas Kepala Seksi Layanan dan Kerjasama Perpustakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    mengoordinasikan penyelenggaraan layanan perpustakaan dengan perangkat daerah, BUMD, instansi terkait dan masyarakat;
    menyelenggarakan layanan sirkulasi, layanan informasi, layanan referensi, layanan pinjam antar perpustakaan;
    menyelenggarakan layanan ekstensi (perpustakaan keliling dan lainnya);
    menyusun statistik perpustakaan;
    melaksanakan bimbingan pemustaka;
    melaksanakan stock opname dan penyiangan bahan perpustakaan (weeding);
    melaksanakan promosi layanan;
    menyediakan kotak saran untuk menampung kebutuhan pemustaka terhadap koleksi perpustakaan;
    melaksanakan kajian kepuasan pemustaka;
    menginisiasi kerjasama perpustakaan;
    mengelola dan menyusun naskah perjanjian kerjasama;
    mengembangkan dan mengelola kerja sama antar perpustakaan;
    mengembangkan dan mengelola kerja sama jejaring perpustakaan;
    Membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan;
    Melaksanakan tugas kedinasan lain yang di perintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Paragraf Kedua

Seksi Pengembangan, Pengolahan dan

Konservasi Koleksi


Pasal 16


    Seksi Pengembangan, Pengolahan dan Konservasi Koleksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca.
    Kepala Seksi Pengembangan, Pengolahan dan Konservasi Koleksi mempunyai tugas menyiapkan dan melaksanakan pengembangan, pengolahan, dan preservasi koleksi.
    Kepala Seksi Pengembangan, Pengolahan dan Konservasi Koleksi dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :

    penyusunan kebijakan pengembangan koleksi;
    pelaksanaan hunting, seleksi, inventarisasi, dan desiderata bahan perpustakaan;
    pelaksanaan pengembangan koleksi bahan perpustakaan melalui pembelian, hadiah, hibah, dan tukar menukar bahan perpustakaan;
    penganekaragaman bahan perpustakaan yang mencakup kegiatan transliterasi (alih aksara), translasi (terjemahan), dan sejenisnya;
    pemetaan naskah kuno dan koleksi daerah (local content);
    pengumpulan, penghimpunan, pengelolaan nashkah kuno dan koleksi daerah (local content).
    penerimaan, pengolahan, dan verifikasi bahan perpustakaan;
    penyusunan deskripsi bibliografi, klasifikasi, penentuan tajuk subjek, dan penyelesaian fisik bahan perpustakaan;
    pelaksanaan verifikasi, validasi, pemasukan data ke pangkalan data;
    penyusunan literatur sekunder;
    Pelaksanaan survey kondisi bahan perpustakaan;
    pelaksanaan fumigasi bahan perpustakaan;
    pelaksanaan kontrol kondisi ruang penyimpanan;
    pelaksanaan pemutihan, deasidifikasi, mending, dan filling bahan perpustakaan;
    pembuatan folder, pamflet binding, cover, map dan portepel;
    pelaksanaan pelestarian isi/nilai informasi bahan perpustakaan dalam bentuk mikrofilm maupun digital;
    pelaksanaan perekaman, pencucian, penduplikasian bahan perpustakaan;
    pemasukan data pada komputer;
    Pemeliharaan dan penyimpanan master reprografi, fotografi, dan digital;
    pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas.

    Rincian tugas Kepala Seksi Bantuan Pengembangan, Pengolahan dan Konservasi Koleksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    menyusunan kebijakan pengembangan koleksi;
    melaksanaan hunting, seleksi, inventarisasi, dan desiderata bahan perpustakaan;
    melaksanaan pengembangan koleksi bahan perpustakaan melalui pembelian, hadiah, hibah, dan tukar menukar bahan perpustakaan;
    menganekaragaman bahan perpustakaan yang mencakup kegiatan transliterasi (alih aksara), translasi (terjemahan), dan sejenisnya;
    memetakan naskah kuno dan koleksi daerah (local content);
    mengumpulkan, menghimpun, mengelola nashkah kuno dan koleksi daerah (local content).
    menerima, mengolah, dan memverifikasi bahan perpustakaan;
    menyusun deskripsi bibliografi, klasifikasi, penentuan tajuk subjek, dan penyelesaian fisik bahan perpustakaan;
    melaksanakan verifikasi, validasi, pemasukan data ke pangkalan data;
    menyusun literatur sekunder;
    melaksanakan survey kondisi bahan perpustakaan;
    melaksanakan fumigasi bahan perpustakaan;
    melaksanakan kontrol kondisi ruang penyimpanan;
    melaksanakan pemutihan, deasidifikasi, mending, dan filling bahan perpustakaan;
    membuat folder, pamflet binding, cover, map dan portepel;
    melaksanakan pelestarian isi/nilai informasi bahan perpustakaan dalam bentuk mikrofilm maupun digital;
    melaksanakan perekaman, pencucian, penduplikasian bahan perpustakaan;
    memasukan data pada komputer;
    memelihara dan menyimpan master reprografi, fotografi, dan digital;
    Membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan ;
    Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi dan peraturan perundang –undangan yang berlaku.

 

Paragraf Kedua

Seksi Pembudayaan Kegemaran Membaca


Pasal 17


    Seksi Pembudayaan Kegemaran Membaca dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca.
    Kepala Seksi Pembudayaan Kegemaran Membaca mempunyai tugas menyiapkan dan melaksanakan pembudayaan kegemaran membaca.
    Kepala Seksi Pembudayaan Kegemaran Membaca dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :

    pengkajian minat baca masyarakat;
    pelaksanaan pembudayaan kegemaran membaca;
    pengoordinasian pemasyarakatan/sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca;
    pelaksanaan bimbingan teknis pembudayaan kegemaran membaca;
    evaluasi pembudayaan kegemaran membaca; dan
    pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas.

    Rincian tugas Kepala Seksi Pembudayaan Kegemaran Membaca sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    mengkaji minat baca masyarakat;
    melaksanakan pembudayaan kegemaran membaca;
    mengoordinir pemasyarakatan/sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca;
    melaksanakan bimbingan teknis pembudayaan kegemaran membaca;
    mengevaluasi pembudayaan kegemaran membaca;
    membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan; dan
    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang –undangan yang berlaku.


Bagian Kelima

Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan


Pasal 18


    Bidang Pengelolaan Kearsipan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris.
    Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan mempunyai tugas mengoordinasikan dan mengelola arsip dinamis, akuisisi, pengolahan dan preservasi arsip statis, dan kegiatan layanan dan pemanfaatan arsip.
    Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :

    pengoordinasiaan dan pengelolaan pembinaan kepada unit pengolah dalam menyampaikan daftar arsip aktif kepada unit kearsipan;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam mengolah dan menyajian arsip inaktif;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan pemeliharaan arsip inaktif;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam pengaturan fisik arsip;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam pengolahan informasi arsip dan penyusunan daftar arsip inaktif;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melakukan pemindahan arsip inaktif di lingkungan pemerintahan daerah;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan melaksanakan monitoring, penilaian dan verifikasi terhadap fisik arsip dan daftar arsip;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan persiapan penetapan status arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan melaksanakan persiapan penyerahan arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam menerima fisik arsip dan daftar arsip;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan penataan informasi dan fisik arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam menyusun guide, daftar, dan inventaris arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan penataan, penyimpanan, pemeliharaan, dan pelindungan arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan perawatan dan perbaikan arsip statis serta penyelamatan arsip statis akibat bencana;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan alih media dan reproduksi arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan pengujian autentisitas arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan penyimpanan, pemeliharaan, dan pelindungan arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan perawatan dan perbaikan arsip statis serta penyelamatan arsip statis akibat bencana;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan alih media dan reproduksi arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan pengujian autentisitas arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan layanan arsip dinamis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan layanan arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam menyajikan informasi dan penelusuran arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan menyiapkan bahan dalam rangka penerbitan naskah sumber arsip;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan dalam melaksanakan pameran arsip statis;
    pengoordinasiaan dan pengelolaan pengaduan masyarakat; dan
    pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsi.

    Rincian tugas Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    merencanakan program kerja bidang Pengelolaan Kearsipan berdasarkan ketentuan perundang-undangan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
    membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    memberi petunjuk kepada  bawahan dengan cara tertulis atau secara lisan agar pelaksanaan tugas efisien dan efektif;
    menyelia pekerjaan bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
    mengoordinir dan mengelola pembinaan kepada unit pengolah dalam menyampaikan daftar arsip aktif kepada unit kearsipan;
    mengoordinir dan mengelola pengolahan dan penyajian arsip inaktif;
    mengoordinir dan mengelola pemeliharaan arsip inaktif;
    mengoordinir dan mengelola pengaturan fisik arsip;
    mengoordinir dan mengelola pengolahan informasi arsip dan penyusunan daftar arsip inaktif;
    mengoordinir dan mengelola pemindahan arsip inaktif di lingkungan pemerintahan daerah;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan monitoring, penilaian dan verifikasi terhadap fisik arsip dan daftar arsip;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan persiapan penetapan status arsip statis;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan persiapan penyerahan arsip statis;
    mengoordinir dan mengelola penerimaan fisik arsip dan daftar arsip;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan penataan informasi dan fisik arsip statis;
    mengoordinir dan mengelola penyusunan guide, daftar, dan inventaris arsip statis;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan penataan, penyimpanan, pemeliharaan, dan pelindungan arsip statis;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan perawatan dan perbaikan arsip statis serta penyelamatan arsip statis akibat bencana;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan alih media dan reproduksi arsip statis;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan pengujian autentisitas arsip statis;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan penyimpanan, pemeliharaan, dan pelindungan arsip statis;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan perawatan dan perbaikan arsip statis serta penyelamatan arsip statis akibat bencana;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan alih media dan reproduksi arsip statis;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan pengujian autentisitas arsip statis;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan layanan arsip dinamis;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan layanan arsip statis;
    mengoordinir dan mengelola penyajian informasi dan penelusuran arsip statis;
    mengoordinir dan mengelola penyiapan bahan dalam rangka penerbitan naskah sumber arsip;
    mengoordinir dan mengelola pelaksanaan pameran arsip statis;
    membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan; dan
    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Pasal 19


Bidang Pengelolaan Kearsipan terdiri dari :

    Seksi Pengelolaan Arsip Dinamis;
    Seksi Akuisisi, Pengolahan dan Preservasi Arsip Statis; dan
    Seksi Layanan dan Pemanfaatan Arsip.


Paragraf Kesatu

Seksi Pengelolaan Arsip Dinamis


Pasal 20


    Seksi Pengelolaan Arsip Dinamis dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan.
    Kepala Seksi Pengelolaan Arsip Dinamis mempunyai tugas menyiapkan dan melaksanakan pengelolaan arsip dinamis.
    Kepala Seksi Pengelolaan Arsip Dinamis dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :

    pembinaan kepada unit pengolah dalam menyampaikan daftar arsip aktif kepada unit kearsipan paling lama 6 (enam) bulan setelah pelaksanaan kegiatan;
    penyediaan, pengolahan, dan penyajian arsip inaktif untuk kepentingan penggunaan internal dan kepentingan publik;
    pemeliharaan arsip inaktif melalui kegiatan penataan dan penyimpanan arsip inaktif;
    pengaturan fisik arsip, pengolahan informasi arsip dan penyusunan daftar arsip inaktif;
    pemindahan arsip inaktif di lingkungan pemerintahan daerah.
    pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsi.

    Rincian tugas Kepala Seksi Pengelolaan Arsip Dinamis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    melakukan pembinaan kepada unit pengolah dalam menyampaikan daftar arsip aktif kepada unit kearsipan paling lama 6 (enam) bulan setelah pelaksanaan kegiatan;
    menyediakan, mengolah, dan penyajian arsip inaktif untuk kepentingan penggunaan internal dan kepentingan publik;
    melakukan pemeliharaan arsip inaktif melalui kegiatan penataan dan penyimpanan arsip inaktif;
    melakukan pengaturan fisik arsip, pengolahan informasi arsip dan penyusunan daftar arsip inaktif;
    melakukan pemindahan arsip inaktif di lingkungan pemerintahan daerah;
    membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan; dan
    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang –undangan yang berlaku.


Paragraf Kedua

Seksi Akuisisi, Pengolahan dan

Preservasi Arsip Statis


Pasal 21


    Seksi Akuisisi, Pengolahan dan Preservasi Arsip Statis dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan.
    Kepala Seksi Akuisisi, Pengolahan dan Preservasi Arsip Statis mempunyai tugas menyiapkan dan melaksanakan akuisisi, pengolahan dan preservasi arsip statis.
    Kepala Seksi Akuisisi, Pengolahan dan Preservasi Arsip Statis dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :
        pelaksanaan monitoring, penilaian dan verifikasi terhadap fisik arsip dan daftar arsip;
        pelaksanaan persiapan penetapan status arsip statis;
        pelaksanaan persiapan penyerahan arsip statis;
        pelaksanaan penerimaan fisik arsip dan daftar arsip;
        pelaksanaan penataan informasi arsip statis;
        pelaksanaan penataan fisik arsip statis;
        pelaksanaan penyusunan guide, daftar, dan inventaris arsip statis;
        pelaksanaan penataan, penyimpanan, pemeliharaan, dan pelindungan arsip statis;
        pelaksanaan perawatan dan perbaikan arsip statis serta penyelamatan arsip statis akibat bencana;
        pelaksanaan alih media dan reproduksi arsip statis;
        pelaksanaan pengujian autentisitas arsip statis;
        pelaksanaan penyimpanan, pemeliharaan, dan pelindungan arsip statis;
        pelaksanaan perawatan dan perbaikan arsip statis serta penyelamatan arsip statis akibat bencana;
        pelaksanaan alih media dan reproduksi arsip statis; dan
        pelaksanaan pengujian autentisitas arsip statis; dan
        pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas.
    Rincian tugas Kepala Seksi Akuisisi, Pengolahan dan Preservasi Arsip Statis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :
        melaksanakan monitoring, penilaian dan verifikasi terhadap fisik arsip dan daftar arsip;
        melaksanakan persiapan penetapan status arsip statis;
        melaksanakan persiapan penyerahan arsip statis;
        menerima fisik arsip dan daftar arsip;
        melaksanakan penataan informasi arsip statis;
        melaksanakan penataan fisik arsip statis;
        menyusun guide, daftar, dan inventaris arsip statis;
        melaksanakan penataan, penyimpanan, pemeliharaan, dan pelindungan arsip statis;
        melaksanakan perawatan dan perbaikan arsip statis serta penyelamatan arsip statis akibat bencana;
        melaksanakan alih media dan reproduksi arsip statis;
        melaksanakan pengujian autentisitas arsip statis;
        melaksanakan penyimpanan, pemeliharaan, dan pelindungan arsip statis;
        melaksanakan perawatan dan perbaikan arsip statis serta penyelamatan arsip statis akibat bencana;
        melaksanakan alih media dan reproduksi arsip statis; dan
        melaksanakan pengujian autentisitas arsip statis;
        membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan; dan
        melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi dan peraturan perundang –undangan yang berlaku.

Paragraf Kedua

Seksi Layanan dan Pemanfaatan Arsip


Pasal 22


    Seksi Layanan dan Pemanfaatan Arsip dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan.
    Kepala Seksi Layanan dan Pemanfaatan Arsip Membaca mempunyai tugas menyiapkan dan melaksanakan layanan dan pemanfaatan arsip.
    Kepala Seksi Layanan dan Pemanfaatan Arsip dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyelenggarakan fungsi :

    pelaksanaan layanan arsip dinamis;
    pelaksanaan layanan arsip statis;
    penyajian informasi dan penelusuran arsip statis;
    penyiapan bahan dalam rangka penerbitan naskah sumber arsip;
    pelaksanaan pameran arsip statis;
    pelaksanaan pengelolaan pengaduan masyarakat; dan
    pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas.

    Rincian tugas Kepala Seksi Layanan dan Pemanfaatan Arsip sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah :

    melaksanakan layanan arsip dinamis;
    melaksanakan layanan arsip statis;
    menyajikan informasi dan penelusuran arsip statis;
    menyiapkkan bahan dalam rangka penerbitan naskah sumber arsip;
    melaksanakan pameran arsip statis;
    mengelola pengaduan masyarakat;
    membuat laporan pelaksanaan tugas sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan; dan
    melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan baik lisan maupun tertulis sesuai dengan tugas dan fungsi serta peraturan perundang –undangan yang berlaku;


BAB IV

KETENTUAN PENUTUP


Pasal 23


Pada saat Peraturan Walikota ini mulai berlaku, Peraturan Walikota Solok Nomor 103 Tahun 2014 tengang Tugas, Fungsi dan Rincian Tugas Jabatan Struktural Pada Dinas Perpustakaan dan Arsip

 

Pasal 24


Peraturan Walikota ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2017

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Walikota ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kota Solok.


Ditetapkan di Solok

Pada Tanggal                       2016

WALIKOTA SOLOK,

 

ZUL ELFIAN


Diundangkan di Solok

Pada Tanggal                      2016

SEKRETARIS DAERAH KOTA SOLOK,

 

RUSDIANTO


BERITA DAERAH KOTA SOLOK TAHUN 2016 NOMOR .....